Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2017

Puisiku

Gambar
💐 Sayup mata diterpa angin Tenggelam terpejam pelan-pelan Adakah rindu yg kau sampaikan? Angin, berbisiklah. Jejakmu hanya sepintas Mengapa tak sejenak berhenti saja? Aku ingin memasang telinga Bahwasannya tak sedikit yang merindu Dimanakah kerinduan itu berada? Tak aku jumpai wujudnya Meski hanya sekelabat bayangan Tak kudapatkan batang hidungnya Gemuruh hujan bersuara pada genting embunnya membias dibalik jendela Adakah air mata yg berlinang untukku? Saat ia sungguh-sungguh merindu Rindu saat mengadu dengan-Nya Menyelipkan do'a untuk dipertemukan Dengan separuh jiwa Sebuah tulang rusuk Yang akan menguatkan tulang punggungnya.